efect

Sumber : http://dhecun.blogspot.com/2012/11/kumpulan-efek-efek-menarik-untuk-blog.html#ixzz3ZcwCTtUY

Senin, 04 Mei 2015

MAN DARUSSALAM CIAMIS

Pada tahun 1929, kyai Ahmad Fadlil (meninggal tahun 1950) ayahanda KH.Irfan Hilmi mendirikan pondok pesantren dengan sebuah mesjid dan sebuah bilik sebgai asrama. Santri yang pertama mondok adalah pemuda-pemuda setempat yang tidak saja diajari ilmu-ilmu agama tetapi diajak mengolah sawah, bercocok tanam dan diberi contoh bagaimana memelihara bilik dan memakmurkan mesjid. Pesantren Cidewa sebutan komunitas baru itu,dengan cepat mendapat simpati serta dukungan dari masyarakat sekitar,bahkan tahun-tahun pertama mulai dikenal luar dan lebih banyak lagi santri yang mondok. Tanah Pondok Pesantren Darussalam Ciamis ini adalah hasil wakaf dari suami istri Mas Austrapraja dan Siti Hasanah di kampung Kandang Gajah, Desa Dewasari ,Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis JAWA BARAT.
Pada tahun 1967 mulai dirintis penyelenggaraan sistem pendidikan formal dengan mengadaptasi model klasikal dan samapai saat ini semua jenjang pendidikan dari mulai taman kanak-kanak / RA telah berdiri hingga perguruan tinggi.
Lembaga pendidikan formal pertama yang didirikan oleh Pesantren Darussalam Ciamis  adalah RA pada tahun 1967 kemudian pada tahun 1968 berdiri MI dan MTS berdiri pada tahun 1969 kemudian tahun 1969 berdiri MAN yang semula merupakan Madrasah Aliyah Swasta Darussalam Kabupaten Ciamis berdasarkan keputusan mentri agama RI no.62 tahun 1969 pada 02 Juli. Dan dalam konsideran SK mentri agama tersebut dinyatakan bahwa selama anggaran belanja departemen agama untuk keperluan tersebut tidak mencukupinya, maka biaya pembinaan selanjutnya dibebankan pada pengasuh Pesantren Darussalam Ciamis.
Dalam perjalanannya yang telah mencapai usia 40 tahun ini, MAN Darussalam berkomitmen pada aturan yang berlaku yang kemudian dikembangkan dengan arah kebijakan Madrasah serta pendayagunaan potensi tenaga edukatif, tenaga asministratif serta pasilitas sarana yang ada di MAN Darussalam Ciamis. Kondisi demikian tentu akan menentukan jati dirinya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas. Hal ini dapat dibuktikan dengan berbagai keberhasilan yang dicapai peserta didik.
Demikian pula sebagai arah timbal balik hubungan Madrasah dengan masyarakat. MAN Darussalam telah menunjukan perhatian serta kepercayaan masyarakat yang semakin positif.
MAN Darussalam Ciamis telah mampu melengkapi dirinya dengan sarana prasarana yang tidak kalah dengan sekolah lainnya, demikian mendukung pengembangan keilmuan yang diharapkan seluruh pihak, misalnya laboratorium IPA yang mencakup laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi. Serta dilengkapi pula dengan laboratorium bahasa dan komputer. 
Adapun kepala yang pernah memimpin adalah sebagai berikut :
1. K.H. Ibrahim Ahmad (1969-1994)
2. Drs. H. Wahyudin, M.Pd (1994-2004)
3. Dra. H.  Eulis Fadilah Jauhar Nafisah, M.Pd (2004-2010)
4. Drs. Tatang Ibrahim, M.Pd (2010-2012)
5. Dra. H.  Eulis Fadilah Jauhar Nafisah, M.Pd (2012-Sekarang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar